Setiap awal siklus dimulai dengan sebuah konjungsi. Kemudian, seiring perjalanannya melintasi zodiak, planet yang bergerak lebih cepat akan membentuk aspek dengan planet yang lebih lambat. Planet tersebut membentuk sextile, kemudian kuadrat, trigon, dan oposisi. Setelah itu, sambil terus melanjutkan perjalanannya, planet yang lebih cepat membentuk trigon kedua, kuadrat berikutnya, sextile lainnya, lalu konjungsi kedua. Planet yang lebih lambat terus menjalankan pengaruhnya.
Siklus Jupiter – Saturnus berlangsung selama 20 tahun. Konjungsi: 1901 di Capricornus, 1921 di Virgo, 1940 di Taurus, 1961 di Capricornus, 1981 di Libra, 2000 di Taurus, 2020 di Aquarius. Perkembangan Jupiter dibatasi dan disusun oleh berbagai hukum. Masyarakat dipaksa untuk berusaha dan terkadang melakukan pengorbanan.

Siklus Jupiter-Uranus berlangsung selama 14 tahun. Konjungsi: 1900 di Sagitarius, 1914 di Aquarius, 1927 di Aries, 1941 di Taurus, 1955 di Cancer, 1969 di Libra, 1983 di Sagitarius, 1997 di Aquarius, 2011 di Pisces, 2024 di Taurus. Jupiter memberi dorongan kepada Uranus, sementara Uranus mendorong Jupiter melampaui batas kemampuannya. Sains baru dan segala hal yang dapat meningkatkan kondisi manusia mendapat dukungan.
Siklus Jupiter-Neptunus berlangsung selama 13 tahun. Konjungsi: 1907 di Cancer, 1919/1920 di Leo, 1932 di Virgo, 1945 di Libra, 1958 di Scorpio, 1971 di Sagitarius, 1984 di Capricornus, 1997 di akhir Capricornus, 2099 di Aquarius, 2022 di Pisces. Siklus ini mendukung nilai-nilai spiritual, seni, dan kasih sayang. Siklus ini mendorong penerimaan serta integrasi terhadap Sesama dengan segala perbedaannya.
Siklus Jupiter-Pluto berlangsung sekitar 13 tahun. Konjungsi: 1906 di Gemini, 1918 di Cancer, 1931 di Cancer, 1943 di Leo, 1955/1956 di akhir Leo, 1968 di Libra, 1994 di akhir Scorpio, 2007 di akhir Sagitarius, 2020 di Capricornus. Kedua sisi energi ini mendorong perkembangan, baik ke arah yang lebih baik maupun sebaliknya. Siklus ini memulai metamorfosis yang tak terelakkan dan akan mengubah hakikat manusia, secara sukarela ataupun terpaksa.
Siklus Saturnus-Uranus berlangsung selama 45 tahun. Konjungsi: 1897 di akhir Scorpio, 1942 di akhir Taurus, 1988 di akhir Sagitarius, 2032 di Cancer. Saturnus menetapkan batasan dan menghadirkan berbagai kekurangan. Planet ini terikat pada masa lalu dan tradisi. Uranus, di sisi lain, mengutamakan kebebasan, tindakan, dan inovasi. Sebagian orang berpegang pada rasa aman, sementara yang lain memperjuangkan kebebasan.
Siklus Saturnus-Neptunus berlangsung selama 36/37 tahun. Konjungsi: 1882 di Taurus, 1917 di Leo, 1953 di Libra, 1989 di Capricornus, 2026 di Aries. Saturnus berpegang teguh pada rasa aman dan batas-batasnya, sedangkan Neptunus mendorong inisiatif kemanusiaan berskala besar. Neptunus mengedepankan kasih sayang sekaligus menunjukkan manfaatnya.
Siklus Saturnus-Pluto berlangsung sekitar 34 tahun. Konjungsi: 1915 di Cancer, 1947 di Leo, 1982 di akhir Libra, 2020 di Capricornus. Konjungsi ini menandai metamorfosis yang berlangsung lambat, tetapi sekaligus sangat kuat. Hal-hal yang tersembunyi akan terungkap dan memicu regenerasi yang membuka perspektif-perspektif baru.
Siklus Uranus-Neptunus berlangsung selama 172 tahun. Konjungsi: 1821 di Capricornus, oposisi pada 1906/1911, trigon aplikatif pada 1938/1934, kuadrat aplikatif pada 1953/1957, sextile aplikatif pada 1965/1968, konjungsi pada 1993/1994 di Capricornus. Segala sesuatu yang telah mengkristal bersama Saturnus mulai terurai. Perkembangan tidak dapat dihindari. Perubahan ini diwujudkan oleh para jenius. Perlawanan terhadap polusi mulai berkembang dan sains berjalan selaras dengan kehidupan.
Siklus Uranus-Pluto berlangsung selama 118 tahun. Konjungsi pada 1850 di akhir Aries, oposisi pada 1901/1902, trigon aplikatif pada 1921/1922, kuadrat aplikatif pada 1932/1933, sextile aplikatif pada 1943/1944, konjungsi pada 1965/1966 di Virgo, sextile aplikatif pada 1995/1996. Konjungsi yang sangat kuat dan cepat ini memicu regenerasi peradaban, yang diawali oleh sebuah tahap negatif. Konjungsi ini menyingkap dampak buruk dari nilai-nilai tertentu yang harus segera diperbarui.
Siklus Neptunus-Pluto berlangsung selama 486 tahun. Konjungsi terakhir terjadi pada 1891/1892 di Gemini, sedangkan sextile aplikatif berlangsung antara 1950 dan 1990. Siklus besar ini membawa metamorfosis kesadaran manusia agar berkembang menuju Yang Ilahi. Konjungsi yang terjadi pada abad ke-19 ini melambangkan awal era baru yang hakikatnya belum diketahui oleh siapa pun.






