Planet-planet yang digunakan dalam astrologi dunia adalah Pluto, Neptunus, Uranus, Saturnus, dan Jupiter. Planet-planet cepat juga digunakan ketika, misalnya, kita membandingkan bagan kelahiran suatu negara dengan bagan pemimpinnya. Dengan demikian, astrolog dapat menafsirkan masa depannya, pengaruh seorang kepala negara terhadap bangsanya, serta hubungannya dengan para pemimpin negara lain. Melalui astrologi dunia, para astrolog menganalisis hasil pemilihan presiden. Untuk Prancis, dalam banyak kasus, mereka menggunakan bagan kelahiran Republik Kelima.
Untuk mengelilingi seluruh zodiak, Pluto membutuhkan waktu 284 tahun dan 157 hari. Pluto melambangkan transformasi mendasar yang tak terelakkan bagi suatu bangsa. Setelah transformasi itu terjadi, negara dan warganya tidak lagi sama. Pengaruh Pluto terwujud melalui gerakan-gerakan bawah permukaan yang dapat dirasakan oleh astrologi dunia, tetapi sering kali tidak disadari oleh warga maupun para pemimpin. Begitu gerakan tersebut muncul ke permukaan, semuanya sudah terlambat. Kita harus menghadapinya. Selain itu, Pluto melambangkan kekuatan kekuasaan dan uang, terutama sisi-sisinya yang paling gelap. Sering kali, ketika Pluto berperan, skandal politik dan keuangan mulai terungkap. Kedok pun runtuh. Kebenaran yang selama bertahun-tahun disembunyikan muncul secara tiba-tiba. Pluto juga melambangkan para tiran dan rezim totaliter yang menindas atau memusnahkan komunitas sepanjang abad ke-20. Pluto dikaitkan dengan Hitler dan Stalin.

Neptunus membutuhkan waktu 164 tahun dan 280 hari untuk melintasi kedua belas zodiak. Planet ini melambangkan berbagai gerakan spiritual, baik yang membawa kebaikan maupun yang menyimpang. Neptunus juga menggambarkan naluri solidaritas suatu negara dan warganya, serta rasa kebersamaan massa, baik dalam suasana perayaan maupun ketika menghadapi krisis. Melalui Neptunus, astrologi dunia dapat merasakan arus besar pemikiran. Planet ini melambangkan para genius yang menandai zamannya melalui kreativitas mereka. Neptunus juga mewakili gerakan kemanusiaan dan para pemimpinnya yang tercatat dalam sejarah karena keterlibatan mereka dalam membantu masyarakat yang menderita. Di sisi lain, aspek disonan Neptunus dapat menandakan kekacauan yang tak terhindarkan akibat gagasan yang terlalu idealistis. Neptunus dikaitkan dengan komunisme dan Karl Marx.
Uranus membutuhkan waktu 84 tahun dan 7 hari untuk melintasi kedua belas tanda zodiak. Planet ini melambangkan revolusi dan orang-orang yang memicunya. Gerakan kemerdekaan sering berada di bawah pengaruh Uranus karena planet ini memiliki dorongan kuat untuk membebaskan dari belenggu. Selain itu, Uranus kerap menjadi sumber penemuan besar dan teknologi mutakhir. Planet ini menyingkap serta mendorong lahirnya gagasan-gagasan jenius, para penjelajah, penemu, pencipta, pionir, dan tokoh-tokoh lain yang berperan dalam mengembangkan sifat maupun kehidupan manusia. Bersama Uranus, gagasan-gagasan besar, termasuk yang bersifat provokatif, muncul dan disuarakan. Uranus menjadi sinonim bagi kemajuan dan avant-garde suatu bangsa. Planet ini memunculkan para pemimpin yang memiliki kemampuan untuk menggerakkan massa. Penemuannya pada tahun 1781 oleh astronom William Herschel menghubungkannya dengan Revolusi Prancis dan kemerdekaan Amerika Serikat.
Saturnus hanya membutuhkan waktu 30 tahun dan 167 hari untuk melintasi zodiak. Karena itu, pengaruhnya lebih bersifat nasional daripada internasional. Saturnus melambangkan kekuasaan dan penghormatan terhadapnya, serta terkadang nasib yang membekas dalam kesadaran kolektif dan mendorong suatu bangsa untuk saling menguatkan. Planet ini juga menggambarkan ketertiban, represi, dan penghematan ekonomi. Saturnus menyatakan tradisi suatu negara serta semangat konservatif rakyat atau pemimpinnya. Saturnus sering menandakan bahwa suatu negara harus berusaha keras atau berkorban untuk keluar dari suatu keadaan.
Jupiter, yang menyelesaikan revolusi siderisnya dalam 11 tahun dan 315 hari, turut berperan dalam astrologi dunia. Sebagai planet yang positif dan ekspansif, Jupiter melambangkan legalitas, keadilan, serta kesetaraan kesempatan. Planet ini juga memberikan informasi mengenai administrasi suatu negara dan cara para pemimpinnya menjalankan kekuasaan. Melalui penafsiran bagan kelahiran suatu bangsa, Jupiter mengungkap kemampuannya dalam mengintegrasikan manusia ke dalam masyarakat serta upayanya untuk melindungi kelompok yang paling lemah. Planet ini juga menggambarkan kemanusiaan dan status sosial.






